Freeport Percepat Pemulihan Tambang Bawah Tanah Grasberg, Operasi GBC Segera Dimulai

Kabar Terkini- Freeport-McMoRan Inc memastikan langkah percepatan pemulihan operasi tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan Grasberg, Papua Tengah. Perusahaan menargetkan fasilitas Grasberg Block Cave (GBC) kembali beroperasi pada kuartal II tahun 2026, lebih cepat dari proyeksi awal.

Keputusan ini diambil setelah proses evaluasi teknis dan penyesuaian operasional pasca insiden longsor yang sebelumnya menghentikan kegiatan produksi. Presiden dan CEO Freeport-McMoRan, Kathleen Quirk, menyatakan bahwa perusahaan bertekad mengembalikan kinerja produksi Grasberg sebagai salah satu pusat operasi tembaga dan emas berbiaya rendah terbesar di dunia.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan standar keselamatan dan efisiensi tinggi. Menurutnya, kejadian longsor menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan standar keamanan di seluruh area kerja tambang bawah tanah.

Kabar Terbaru Freeport

Sebagai bagian dari fase pemulihan, Freeport telah kembali mengoperasikan dua tambang bawah tanah yang tidak terdampak, yakni Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan, sejak akhir Oktober 2025. Pengoperasian kedua fasilitas tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan stabilitas produksi sambil mempersiapkan pembukaan kembali GBC secara penuh.

Dalam proyeksi yang disampaikan perusahaan, kapasitas produksi tembaga dan emas dari distrik mineral Grasberg sepanjang 2026 diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari capaian 2025. PTFI menargetkan menghasilkan sekitar 1,0 miliar pon tembaga dan 0,9 juta ons emas pada tahun tersebut.

Output produksi diprediksi terus meningkat selama 2026 hingga 2027, seiring pemulihan kapasitas GBC dan optimalisasi operasi tambang bawah tanah lainnya. Untuk periode 2027–2029, Freeport memperkirakan rata-rata produksi tahunan PTFI dapat mencapai sekitar 1,6 miliar pon tembaga dan 1,3 juta ons emas.

Peningkatan ini diharapkan memperkuat posisi PTFI sebagai salah satu produsen mineral utama di tingkat global, sekaligus memberi kontribusi signifikan pada pasokan tembaga dunia yang saat ini berada dalam tren permintaan tinggi.

Inisiatif perbaikan struktural, peningkatan sistem pemantauan geoteknik, serta penerapan standar keselamatan baru bakal menjadi fokus utama PTFI dalam proses pemulihan. Freeport menegaskan bahwa langkah percepatan ini dilakukan tanpa mengurangi prioritas perusahaan terhadap keamanan pekerja dan keberlanjutan lingkungan di area operasinya.