Home / Kabar Terkini / Gunung Anak Krakatau Status SIAGA
Gunung Anak Krakatau Status SIAGA

Gunung Anak Krakatau Status SIAGA

Kabar terkini – Sejak tanggal 22 Desember 2018, anak gunung Krakatau mengalami letusan Surtseyan, dan diduga memicu tsunami yang menerjang Banten dan Lampung Selatan pada tanggal 22 Desember silam.

Pada tanggal 27 Desember 2018, aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau masih berlangsung, tremor terus menerus dengan amplitude 8-32 milimiter dengan rata rata 25 milimeter dan terdengar suara letusan, dengan demikian, status Anak Gunung Krakatau telah naik menjadi status Siaga dengan jarak aman diperluas dari 2 kilometer menjadi 5 kilometer.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan aktivitas anak gunung Krakatau terpantau terus meningkat. Peningkatan aktivitas anak gunung Krakatau membuat anak gunung Krakatau menjadi status Siaga (Level III). Kepala badan Mitigasi PVMBG, Gede Suantika mengingatkan kepada masyarakat tentang aturan jarak aman yaitu 5 kilometer dari puncak gunung, hal ini juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari efek buruk gas dan abu vulkanik. Selain itu, Suantika juga mengingatkan masyarakat dan tim relawan untuk menggunakan masker sebagai alat pertahanan minimal menghadapi semburan abu dan gas dari erupsi Anak Gunung Krakatau.

Letusan Anak Gunung Krakatau bertipe Surtseyan yang artinya aliran lava atau magma yang keluar kontak langsung dengan air laut. Erupsi jenis ini menyebabkan debit volume magma yang dikeluarkan akan meningkat dan lubang kawah akan membesar.

BMKG menghimbau kepada masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh berbagai isu, meskipun status Anak Gunung Krakatau telah naik dari status waspada menjadi Siaga, BMKG juga memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai terjadinya Tsunami di wilayah pesisir pantai Selat sunda dalam radius 500 meter hingga 1 kilometer.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369