Home / Kabar Terkini / Bripda Nindy Memilih Lebih Suka Jadi Polwan Walaupun Sudah Tenar
Bripda Nindy Memilih Lebih Suka Jadi Polwan Walaupun Sudah Tenar

Bripda Nindy Memilih Lebih Suka Jadi Polwan Walaupun Sudah Tenar

Kabar Terkini – Cantik, suaranya merdu, telah beranjak tenar pula. Inilah Polwan bernama Bripda Nindya Pratiwi. Meskipun sudah mempunyai kualifikasi artis, tapi Nindy tak lantas berencana alih profesi dari Polwan menjadi biduan.

“Meskipun aku juga suka bernyanyi dan pengen menjadi penyanyi profesional, namun di sisi lain aku lebih pengen menjadi orang yang biasa-biasa saja,” ujar Nindy saat diwawancarai tribunnews di Markas Polda Metro Jaya, Jln Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (14/10/2017).

Niatan awal untuk bekerja di kepolisian tetap tidak goyah meskipun ketenaran menggoda. Dasarnya memang tidak terlalu suka banyak dikenal, selain itu Nindy juga belum mau hidupnya berubah repot seperti artis.

“Jika nyanyi kan kayaknya kejar-kejaran, mesti pergi ke sana-sini, harus latihan gini-gitu. Ah, kayaknya tidak cocok,” ujar Nindy.

Keinginan Nindy sederhana saja, yaitu bisa menikmati hidup sehari-hari dan berguna bagi orang banyak. Baginya, profesi Polwan akan mewujudkan hidup semacam itu.

Dia bercita-cita menjadi Polwan dari sejak dari kecil karena terinspirasi dari sosok ayahnya yang menjadi reserse. Tapi ayahnya telah meninggal dunia.

Hobinya bernyanyi dan suka dengan kesenian juga dipengaruhi oleh ayahnya yang jago bermain gitar sambil bernyanyi. “Tapi ayahku lebih mahir ya daripada aku. Aku kan hanya iseng-iseng aja. Gitar juga aku baru-baru belajar,” ujar Nindy sambil mengenang sosok ayahnya.

Dia saat ini bertugas di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Dia lebih banyak bekerja di bidang administrasi ikhwal surat-menyurat, meskipun kadang-kadang terlibat dalam pengaturan lalu lintas di pagi hari. Dia juga masuk dalam kelompok musik polisi yaitu Cakra Metro Band, posisinya adalah vokalis. Untuk masuk ke band ini tidak terlalu mudah lantaran ada seleksi dulu. Aktivitas pokok dan hobi ini mewarnai hari-harinya yang baru tujuh bulan menjadi Polwan.

“Jadi lebih hobby menjadi Polwan aja, berbaur sama masyarakat kan enak ya. Bercanda sama ibu-ibu, bapak-bapak, ngobrol,” ujarnya.

Kini nama, wajah, dan suaranya lebih dikenal banyak orang. Bahkan orang-orang di jalan juga telah mulai memanggil namanya saat dia lewat, padahal Nindy tidak kenal siapa orang itu. Apresiasi dari pimpinannya juga diterimanya dengan senang hati.

“Tapi ada sisi tidak enaknya juga. Tidak enaknya itu terlalu dilihat, gitu. Malah jadi kurang percaya diri kalau jalan, dilihati terus. Tidak suka diliatin,” tambahnya.

“Kadang jadi suka menunduk. Aku suka malu jadi pusat perhatian,” kata Nindy.

Comments are closed.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369