Home / Kabar Terkini / Kejati DKI Terima SPDP Jonru Terkait Kasus Ujaran Kebencian
Kejati DKI Terima SPDP Jonru Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Kejati DKI Terima SPDP Jonru Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Kabar Terkini – Kejati DKI Jakarta menerima surat perintah dimulainya penyelidikan (SPDP) atas pelaku Jonru F Ginting. Dia ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan kasus ujaran kebencian (hate speech).

“SPDP atas nama terlapor Jonru Ginting No B/12703/IX/2017/Datro tanggal 6 September 2017 dari Penyelidik Polda Metro Jaya sudah diterima Kejati DKI Jakarta pada tanggal 8 September 2017,” ujar Kasipenkum Kejati DKI Jakarta, Nirwan Nawawi, dalam keterangannya, Jumat (06/10/2017).

Kajati DKI Jakarta Tony Spontana sudah menunjuk empat jaksa. Hal itu, menurut Nirwan, untuk mengikuti perkembangan proses penyelidikan.

“Atas diterimanya SPDP itu, Kepala Kejaksaan tinggi DKI Jakarta sudah menunjuk empat jaksa peneliti untuk mengikuti dan memantau perkembangan penyelidikan,” ujarnya.

Hingga kini Kejati DKI belum menerima berkas pelimpahan dari penyelidik Polda. “Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta masih menunggu berkas kasus atas nama terlapor,” ujar Nirwan.

Kasus ini berawal saat Muannas Al Adid selaku pelapor menemukan akun dengan nama Jonru Ginting di Facebook. Jonru menggugah beberapa kalimat yang bisa menimbulkan kebencian berunsur SARA.

Kemudian Jonru dilaporkan atas terduga ujaran kebencian lewat media sosial. Jonru dijatuhi sanksi Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE.

Sebelumnya diberitakan, penyelidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus terduga ujaran kebencian pelaku Jonru. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis meminta proses penyelidikan kasus itu dipercepat.

“Jonru kan telah selesai dalam proses, sudah tahan, saya sudah perintahkan Dirkrimsus (Kombes Adi Deriyan) untuk mempercepat proses penyelidikannya,” tutur Idham di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (04/10/2017).

Kapolda meminta penyelidikan dipercepat supaya kasus itu bisa secepatnya dilimpahkan ke kejaksaan dan disidangkan. “Supaya nanti kalau berkasnya telah selesai, seperti biasa, mekanismenya kami kirim ke kejaksaan,” tutup Idham.

Comments are closed.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369