Home / Kabar Terkini / Beberapa Cara Meredam Kemarahan dan Tidak Bertengkar Terlalu Sering dengan Pasangan
Beberapa Cara Meredam Kemarahan dan Tidak Bertengkar Terlalu Sering dengan Pasangan

Beberapa Cara Meredam Kemarahan dan Tidak Bertengkar Terlalu Sering dengan Pasangan

Kabar Terkini – Seberapa sering sebagusnya bertengkar dengan pasangan? Kalau ditanya seperti itu maka pakar hubungan pun tidak akan ada yang bisa menjawabnya sebab sebenarnya seberapa sering pertengkaran terjadi tidak ada aturannya. Tapi jika kamu merasa sudah terlalu sering bertengkar dengan pasangan, maka harus secepatnya diatasi.

Untuk membuat hubungan dapat menjadi lebih sehat dan kondusif, inilah beberapa langkah untuk bisa dapat meredam kemarahan dan berhenti selalu ribut dengan pasangan. Ini dia caranya, seperti dirangkum Your Tanggo dari sejumlah pakar hubungan.

1. Ceritakan Masa Lalu Kalian Ketika Masih Kecil

Pola asuh semasa kecil berpengaruh besar di kehidupan masa sekarang. Para pakar hubungan melihat, ketika orangtua kita sering besuara keras, bertengkar atau melakukan KDRT maka kebiasaan itu bisa berpengaruh pada diri kita di masa kini yang menjadi pribadi yang lebih emosional. Efek negatif itu pun dapat menular ke pasangan. Sebaiknya hal tersebut dibicarakan dan dalam rangka membuat hubungan yang lebih sehat carilah solusinya. Saran terbaik yaitu pergi ke psikolog untuk mendapatkan bantuan.

2. Identifikasi Hal Apa yang Bisa Membuat Kamu Jadi ‘Naik Darah’

Kamu mungkin bisa sangat kesal apabila terus-menerus disalahkan. Bisa jadi hal tersebut karena pola komunikasi yang salah. Untuk mengubah komunikasi dengan tidak selalu menyebut ‘kamu…’ tapi lebih baik ‘aku..’Contohnya ‘aku lebih suka kamu memasak dibanding jajan di luar rumah’ daripada ‘kamu tidak pernah memasak jadinya aku makan di luar terus’. Hal seperti itu yang mungkin membuat kamu kesal karena selalu dipojokkan.

3. Jangan Lanjutkan Pertengkaran

Apabila pertengkaran sudah semakin parah, bahkan mengeluarkan kata-kata kasar sebaiknya secepatnya menjauh. Tenangkan diri masing-masing. Kalau sudah sangat emosi maka pertengkaran dapat berujung pada kekerasan.

4. Beri Waktu Lalu Lanjutkan Lagi Pembicaraan

Ada pasangan yang 20 menit saja saling diam diri telah cukup, tapi ada juga pasangan yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk menenangkan diri. Apabila sudah cukup tenang, maka kembali bicara dan luruskan masalah dengan cara bicara yang lebih baik dan diatur.

5. Atur Kemarahan dengan Lebih Dewasa

Dengan memiliki waktu tenang, maka kamu dapat memikirkan hal apa yang mau dibicarakan nanti. Jangan membahas masalah yang sudah lewat. Fokus pada permasalahan saat ini dan telah mencari solusinya. Jika perlu catat kata-kata yang lebih sopan dan baik untuk dijelasin kepada pasangan.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369