Home / Kabar Terkini / Tim Sukses Anies Protes DPT Tidak Valid, Ini Penjelasan KPU
Tim Sukses Anies Protes DPT Tidak Valid, Ini Penjelasan KPU

Tim Sukses Anies Protes DPT Tidak Valid, Ini Penjelasan KPU

Kabar Terkini – Timses Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno mengutarakan adanya daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak valid. Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno menegaskan pihaknya telah menindaklanjuti laporan itu.

“Untuk calon no 3 menyampaikan ada data 153 ribu yang dinyatakan invalid. Cuma sebetulnya dari 153 ribu telah dilakukan penelusuran bersama dua tim paslon dan pengawas pemilu dan dinas Dukcapil contohnya,” tutur Sumarno di kantor KPU DKI, Jln Salemba Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (07/04/2017).

Menurutnya terdapat temuan sejumlah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak valid. Mulai dari kurangnya jumlah digit angka sampai salah kode wilayah. NIK itu terdiri dari 16 digit, ditemukan ada yang cuma 14 digit, 15 ada juga yang kode depannya tidak standar. Contohnya kode wilayah yang dimulai 11, ini ada depannya 10, padahal Indonesia mulainya 11, jadi ini merupakan kode mana. Itu akan kita telusuri dan sudah di verifikasi.

Berdasarkan data dari Dinas Dukcapil, menurut Sumarno terdapat beberapa data yang tidak masuk dalam kependudukan DKI Jakarta. Data itu mau dicoret sehingga tidak memiliki hak pilih. Kalau memang tidak ada berarti kita bukan warga DKI. Ini berarti mereka tidak boleh memilih. Di dalam daftar pemilih sementara kemarin itu ada yang tidak ada di dalam database kependudukan.

“Jika tidak ada di dalam database berarti bukan termasuk warga DKI, jika bukan warga DKI berarti mereka tidak memiliki hak pilih. Oleh sebab itu kalau nama-nama yang tidak ada dalam database kependudukan namanya dicoret jumlahnya bermacam-macam ada yang 5 ribu ada yang 6 ribu, ada yang 11 ribu di Jakarta Timur,” tandas Sumarno.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369