Home / Kabar Terkini / Novel Dilontarkan 11 Pertanyaan Setelah Diperiksa Selama 6 Jam Tentang Pencucian Uang
Novel Dilontarkan 11 Pertanyaan Setelah Diperiksa Selama 6 Jam Tentang Pencucian Uang

Novel Dilontarkan 11 Pertanyaan Setelah Diperiksa Selama 6 Jam Tentang Pencucian Uang

Kabar Terkini – Habib Novel selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi tentang terduga tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada Yayasan Keadilan. Penyelidik Bareskrim Polri melontarkan 11 pertanyaan terhadap Novel. Pada pukul 18.48 WIB Novel keluar dari kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/02/2017). Ketika dimintai keterangan, Novel tidak mau berkomentar banyak berhubung sedang kelelahan, apalagi saat diperiksa dia sedang dalam keadaan puasa.

Novel yang dimintai keterangan pewarta mengenai pemeriksaannya menjelaskan dia sedang puasa dari jam 12.00 WIB tadi. Kebetulan saya lagi puasa, makanya ini mau buka puasa dulu ya. Sementara itu, kuasa hukum Novel, Ali Lubis, mengungkapkan kliennya mendapatkan 11 pertanyaan mengenai kasus tersebut. Dia juga menyebutkan Novel dimintai keterangan tentang meme yang beredar di media sosial.

“Jumlah kurang lebih terdapat 11 pertanyaan terkait dia sebagai saksi. Terkait dengan rekening, dan yayasan Habib Novel tidak mengetahui sama sekali dan baru tahu ketika diperiksa. Adapun materi yang dipertanyakan terhadap Habib Novel mengenai adanya semacam meme yang diposting seseorang berisi no rekening dan nama yayasan,” tutur Ali di lokasi yang sama.

Walaupun begitu, Habib Novel diakuinya mengenal petinggi GNPF MUI. Tapi menurut Ali, Novel tidak kenal dengan pengurus Yayasan Keadilan untuk Semua. Mengenai Bachtiar Nasir dia memang kenal, itupun cuma sebatas kenal sesama ulama. Kalau dengan para pengurus yayasan, sama sekali tidak kenal. Jadi Habib Novel ini bersih karena hanya mengklarifikasi saja.

Selain Habib Novel, Bareskrim juga minta keterangan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir beserta dua orang saksi lainnya yakni Islahudin dan Adnin untuk kasus ini. Dalam pengusutan perkara ini, penyelidik juga melakukan penggeledahan rumah Adnin di Depok, Sabtu (11/02/2017) dini hari.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369