Home / Kabar Terkini / Sepanjang Tahun 2016 KPK Menyita Rp 247 Miliar Kasus Korupsi e-KTP
Sepanjang Tahun 2016 KPK Menyita Rp 247 Miliar Kasus Korupsi e-KTP

Sepanjang Tahun 2016 KPK Menyita Rp 247 Miliar Kasus Korupsi e-KTP

Kabar Terkini – Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengungkapkan berdasarkan informasi yang tercatat bahwa dalam penyelidikan kasus e-KTP sepanjang tahun 2016 sudah dilakukan sejumlah penyitaan dalam bentuk rupiah 206,95 miliar dan 1.132 SDG, serta dalam bentuk dolar Amerika 3.036.715,64 atau semua setara dengan Rp 247 miliar. Semuanya dalam bentuk uang, baik itu tunai maupun rekening.

Febri juga menyebutkan sumber uang tersebut berasal dari personal dan korporasi. Tapi Febri tidak mengutarakan siapa pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus ini. Jadi ada penyitaan terhadap orang dan korporasi yang terkait dengan proyek e-KTP. Sekitar Rp 247 miliar yang disita dalam bentuk 3 mata uang.

Kasus tersebut telah bergulir selama bertahun-tahun dan belum adanya seorang tersangka yang diajukan ke pengadilan. Saat ini, KPK berkomitmen untuk menyelesaikan kasus-kasus lama yang belum diproses termasuk kasus e-KTP. Untuk kasus tersebut, KPK baru menetapkan dua tersangka yakni mantan Dirjen Dukcapil Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Sugiharto. Untuk proyek e-KTP berlangsung, Irman menjabat sebagai kuasa pengguna anggaran, sedangkan Sugiharto menjabat sebagai pembuat komitmen.

Di beberapa kesempatan, KPK sudah memeriksa sejumlah nama tokoh yaitu Setya Novanto, Anas Urbaningrum, M Nazaruddin, dan Gamawan Fauzi. Ketua KPK Agus Rahardjo telah berkali-kali menyatakan adanya tersangka baru untuk kasus tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada titik terang siapa saja tersangka yang akan ditangkap KPK.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369