Home / Kabar Terkini / Mantan Polisi Pembunuh Berantai 22 Wanita dan 59 Wanita Lainnya
Mantan Polisi Pembunuh Berantai 22 Wanita dan 59 Wanita Lainnya

Mantan Polisi Pembunuh Berantai 22 Wanita dan 59 Wanita Lainnya

Kabar Terkini – Seorang mantan anggota kepolisian yang beralih menjadi pembunuh berantai, sosok pria ini bernama Mikhail Popkov yang berasal dari Angarsk, sebuah kota di timur Siberia. Mikhail mengungkap rahasia mengerikan lainnya setelah dua tahun dia dipidana atas kasus pembunuhan terhadap 22 orang wanita. Dia mengakui selain membunuh 22 orang wanita, ia juga membunuh 59 orang wanita lainnya.

Hal tersebut diceritakan oleh Komite Penyelidik Angarsk kepada media Rusia, RIA Novosti. Seperti yang dikutip Russian Today, Rabu (11/01/2017), saat ini Popkov dinyatakan sudah membunuh 81 orang wanita. Situasi ini membuat pria berusia 52 tahun sebagai pembunuh bayaran yang melampui rekor sebelumnya yaitu Andrey Chikatilo yang dihukum mati pada tahun 1994 atas kasus pembunuhan terhadap 52 orang.

Menurut laporan kepolisian, Popkov melakukan pembunuhan dalam rentang waktu antara 1994 sampai awal tahun 2000 hingga akhirnya tertangkap di tahun 2012 di Vladivostok. Saat ditangkap, Popkov diketahui mau melarikan diri ke China. Karena hal ini dia dijatuhi hukuman seumur hidup pada tahun 2015. Akan tetapi, pengakuan terbarunya itu mungkin akan membuatnya menjadi penghuni tahanan dengan penjagaan maksimal.

Popkov sendiri merupakan anggota kepolisian yang telah berhenti dari profesinya di tahun 1998. Keputusan berhenti dari kepolisian sangat mengejutkan sejumlah rekannya. Sebab dia dinilai memiliki masa depan karir yang cemerlang. Belakangan ini diketahui dia juga pernah berperan dalam penyelidikan kasus pembunuhan yang dia lakukan sendiri.

Kepolisian mengungkapkan sebagian besar wanita yang dibunuhnya dalam kondisi yang menggenaskan. Korbannya diperkosa dan kemudian dibunuh dengan menggunakan sejumlah senjata yang biasanya ia gunakan seperti kampak, pisau, panah, obeng, dan tulang yang diruncingkan. Bahkan ada korbannya yang ditemukan dengan organ jantungnya tercabut. Cuma ada dua korbannya yang berhasil selamat dari pembunuh berantai yang sadis tersebut.

Biasanya Popkov menjebak para korban dengan menawarkan tumpangan. Bahkan dia sering kali menggunakan mobil kepolisian untuk mencari mangsanya. Setelah mendapatkan sasarannya, dia pun melancarkan aksinya dengan memperkosa dan membunuh korban. Pria tersebut mengaku sakit hati karena dikhianati istrinya.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369