Home / Kabar Terkini / Untuk Mencegah Kebakaran Hutan, Prajurit Dari TNI Siap Untuk Membantu Warga Membuka Lahan
Untuk Mencegah Kebakaran Hutan, Prajurit Dari TNI Siap Untuk Membantu Warga Membuka Lahan

Untuk Mencegah Kebakaran Hutan, Prajurit Dari TNI Siap Untuk Membantu Warga Membuka Lahan

Kabar Terkini – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah memberlakukan status siaga darurat perlakuan bencana asap akibat kebakaran hutan dan atau lahan mulai sejak 15 Agustus 2016. Untuk mencegah masyarakat membakar lahan dalam menggerakkan usaha tani, prajurit TNI siap membantu warga masyarakat buka lahan pertanian.

Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Kavaleri (Kav) Yanuar Adil sebagai Komandan Satuan Tugas Penanganan Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan atau Lahan di Kalsel menyampaikan, tak ada dispensasi untuk warga masyarakat yang kesulitan buka lahan pertanian tanpa ada membakar. Sebab, larangan membakar tempat berlaku sama untuk semua.

“Bila masyarakat ingin buka lahan, tolong laporkan pada Babinsa (Bintara Pembina Desa) atau pada Danramil (Komandan Rayon Militer). Saya pastikan prajurit TNI siap membantu masyarakat buka lahan pertanian dengan cara tanpa dibakar,” kata Yanuar Adil di Banjarmasin, Senin (29/8/2016).

Untuk membantu masyarakat buka lahan pertanian, prajurit TNI tak meminta bayaran.

“Saya pastikan, ini gratis. Tak dipungut bayaran sepeser juga. Saya jamin itu. Tetapi dengan catatan, masyarakat serta prajurit TNI kerjanya bersama-sama,” katanya.

Menurut Yanuar, peralatan kerja untuk buka lahan tetap harus disediakan oleh masyarakat tani. Prajurit TNI cuma memberi bantuan tenaga. Masyarakat yang dibantu dalam pembukaan lahan itu juga ada skala prioritasnya, yakni warga masyarakat yang tidak dapat serta kondisi fisiknya lemah.

“Dengan turun membantu masyarakat buka lahan, kami pastinya ingin mengimbau masyarakat supaya tak buka hutan dan lahan dengan cara membakar,” katanya.

Yanuar mengharapkan, semua pihak selalu waspada dan bekerja maksimal untuk menghindar kebakaran hutan dan lahan dengan berlakunya status siaga darurat sekarang ini.

“Jangan sampai status siaga darurat bertambah jadi tanggap darurat,” tuturnya.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel Sugiono Yajie, status siaga darurat penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan atau lahan di Kalsel diputuskan berdasar pada Ketentuan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Nomor 188 44/0451/kum/2016 pada 12 Agustus 2016.

“Status siaga darurat terhitung mulai sejak 15 Agustus sampai dengan 15 November 2016,” tuturnya.

Scroll To Top
Poker Texas Boya Bola369